Postingan

MANFAAT MENULIS

Sudah berapa lama kita meninggalkan bangku kuliah? Lalu kita lanjutkan dengan mengikuti pelatihan-pelatihan profesional baik sebelum bekerja maupun setelah bekerja. Sebagai pendidik banyak dari kita yang hanya berbagi ilmu dengan siswa-siswa kita sendiri. Ada sebagian lagi yang berbagi dengan sesama rekan guru dari sekolah sendiri dan sekolah lain. Ini masih bisa dibilang ruang lingkupnya kecil sekali. Tidak inginkan kita berbagi ilmu dengan orang-orang yang tidak pernah kita jumpai, yang tinggal di daerah lain di Indonesia atau yang berada di belahan bumi lain? Tidak inginkah kita menjadi lebih bermanfaat lagi bagi diri kita sendiri dan orang lain? Bagaimana caranya supaya bisa lebih berguna untuk orang lain? Ya menulis. Menulis merupakan salah satu sarana untuk menjadikan kita manusia yang lebih bermanfaat. Banyak sekali orang di luar sana yang sedang memiliki banyak masalah dan sedang mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan masalah tersebut. Ada orang-orang yang senang berta...

I HAVE FALLEN IN LOVE FIVE TIMES WITH THE SAME WOMAN

It’s been 23 years since I proposed you in the hand of marriage.  Time flies and we can’t feel it. We have two grown up kids who have their own activities. We go back to the time when there were only two of us. That was the time that I never forget. We had met six years before I proposed you. I stopped by at my friend’s house, Batoro. You attracted my attention; I did not want to wait until the next day. I was quite sure with my vision. Yes, you are the one. I told you that I liked you and wanted to be your boyfriends. You did not answer immediately but I know it was ‘YES’ and I did not have to ask you twice. We went through a lot of challenges since then. You never complained whatever situation we were in. My motor cycle broke down so we had to push it a long Jl. Margonda. I did not have enough money to buy drink for both of us in Bogor so I bought only a bottle of teh botol. Even I did not have the money to buy the tickets to enter Botanical Garden. You did not complain. Y...

ADA YANG BERBEDA

Pagi ini 1 Syawal 1441 H, Hal yang tidak biasa terjadi di lingkungan kami. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, malam takbiran diwarnai oleh ramainya masjid dan Mushollah di sekitar komplek kami dengan gema takbir tapi kali ini hampir tidak ada. Sekali-sekali kami mendengar suara petasan di kejauhan. Tak ada satu rombongan anak muda pun yang lewat depan komplek kami medorong gerobak lengkap dengan beduknya. Saya bangunkan istri dan anak-anak untuk shalat Ied di rumah. Istri saya menyiapkan sajadah di ruang depan untuk imam dan di ruang tengah untuk ma’mum. Maklum ruang tamu kami kecil. Ya beberapa hari ini saya belajar untuk menjadi imam shalat Ied untuk keluarga saya sendiri. Seorang teman di kantor, Ustadz Nanang Jamachsari, Lc telah membimbing siswa-siswa dan guru-guru di sekolah kami untuk bisa menjadi imam bagi keluarga mereka sendiri. Setelah selesai shalat Ied, ada lagi sesuatu yang kami rasakan janggal. Lingkungan kami tetap sepi. Tak ada satu orang pun yang berkelili...

POLIGAMI

Sudah menjadi kewajiban bagi ummat Islam untuk mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW. Beliau memberikan tuntunan hidup yang lengkap untuk kita dalam menjalani kehidupan ini. Sampai hal-hal terkecil, seperti adab ke toilet, bolehkah kita berbicara di dalam toilet dan masih banyak lagi yang lainnya. Tapi yang sering kita lihat dan tampak dalam kehidupan sehari-hari adalah ‘poligami’. Banyak kaum laki-laki ummat islam selalu mengatakan ‘sunnah Rasul’. Ya benar, memang Agama Islam mengizinkan kaum Adam untuk memiliki istri maksimal empat. Tapi mereka harus memenuhi syarat-syarat yang diminta. Mampukah kaum Adam? Selalu jawabannya MAMPU. Beberapa waktu yang lalu saya menyaksikan acara di televisi, ada seorang laki-laki memiliki tiga orang istri dan mereka rukun-rukun saja. Banyak juga dari laki-laki lain yang berkomentar ‘beruntung sekali laki-laki tersebut’ atau ‘andaikan istriku mengizinkan aku untuk memiliki istri satu lagi’. Banyak kaum Adam yang ingin memiliki istri lebih dari satu d...

PERSIAPAN MENULIS

Pada saat tulisan pertama sampai ke sepuluh saya menulis tanpa mempedulikan kaidah-kaidah penulisan. Saya hanya fokus pada apa yang ingin saya tulis. Tujuannya adalah agar ide tersebut mengalir apa adanya tanpa hambatan. Karena pada saat saya berpikir apakah tanda bacaannya sudah benar apa belum? Ide saya terhenti dan saya harus mengingat-ingat kembali apa yang ada dalam pikiran saya. Ini sangat mengganggu saya dalam proses penulisan. Pada saat itu saya hanya ingin menulis tanpa beban. Tapi seiring dengan waktu, kemampuan menulis saya bertambah dan keinginan menulis berdasarkan kaidah-kaidah penulisan menjadi tuntutan tersendiri bagi saya sehingga saya harus mempersiapkan segala sesuatunya sebelum saya benar-benar duduk di meja kerja dan mulai menulis. Ternyata persiapan ini sama sekali tidak menjadi beban untuk saya.   Malahan persiapan-persiapan yang saya lakukan ini  menambah wawasan dan pengetahuan saya dalam menulis, seperti; diksi dan konten tulisan ...

TIGA BULAN DIJAMIN LANCAR BAHASA INGGRIS

Saat ini kemampuan menggunakan Bahasa Inggris sebagai alat komunikasi sudah menjadi suatu keharusan di Perusahaan Multi Nasional. Apabila tidak bisa berkomunikasi dalam Bahasa Inggris , a nda akan tersingkirkan. Bahkan  salah satu syarat untuk mengikuti seleksi PNS sertifikat TOEFL menjadi salah satu syarat nya . Keadaan ini dilihat sebagai peluang yang menjanjikan bagi pengelola kursus Bahasa Inggris yang ada di tanah air. Selain dari itu tenaga pengajar yang tersedia juga cukup banyak baik yang dari jurusan Bahasa Inggris maupu n dari jurusan lain terlepas dari masalah k ualitas guru ters ebut . Di beberapa kota besar persaingan ini cukup ketat sehingga para pengelola ku r sus harus berpikir keras bagaimana caranya supaya dapa t menjaring siswa sebanyak mungkin. Kata - kata yang indah dan menjanjikan sebenarnya sah - sah saja dalam beriklan karena tidak ada kecap nomer 2 di dunia . Semuanya nomer satu. Akan tetapi ada satu yang sangat menggeli tik mata dan kupin...

MENULIS UNTUK KEPENTINGAN MENULIS ITU SENDIRI

Suatu hari saya membaca pengumuman sayembara menulis dengan Hadiah Rp. 5.000.000 dan jalan-jalan ke Singapura. Saya mencoba menulis sesuai dengan topik yang diminta. Ya, saya dapat menyelesaikan tulisan tersebut dalam waktu tiga hari. Saya membaca tulisan saya sendiri berulang kali lalu merevisi nya lagi tapi tetap saja tulisan tersebut tidak menarik, membosankan. Saat itu saya tidak tahu kenapa? Tapi sekarang saya tahu motif saya untuk mendapatkan juara dan hadiah sangat mempengaruhi pikiran saya saat itu. Apakah itu salah? Tentu tidak karena itu sangat manusiawi. Tapi sebagai pemula sudah seharusnya saya fokus pada isi dari tulisan tersebut. Ada yang saya tidak  sadari saat itu yaitu ‘TOPIK’ nya di luar jangkauan ilmu dan minat saya. Saya merasa tidak yakin atas informasi yang saya ingin sampaikan dalam tulisan tersebut. Karena informasi yang benar datang dari orang yang tepat. Menulis merupakan salah satu dari empat ketrampilan berbahasa dan juga merupakan ketrampila...